KAUST: Surga burung di negeri gurun

Mendengar nama Arab Saudi, yang terbersit pertama di benak adalah dua kota suci umat Islam: Mekkah dan Madinah dan negeri gurun yang panas dan tandus. Arab Saudi memang identik dengan wilayah yang sangat kering dan gersang. Suhu maksimum di musim panas dapat mencapai lebih dari 50 C dengan rata-rata sekitar 38-42 C. Di musim dingin, suhu udara relatif lebih sejuk atau bahkan cukup dingin di wilayah utara dan pegunungan.

Pada tahun 2009, almarhum Raja Abdullah secara resmi membuka sebuah kampus baru di sebuah kawasan pesisir tengah Laut Merah. Kampus yang dinamai King Abdullah University of Science and Technology (KAUST) merupakan salah satu kampus termegah dan modern di dunia. Sejak dibuka lebih dari 9 tahun silam, KAUST mampu menempatkan dirinya di jajaran kampus-kampus terkemuka berkat kontribusi para ilmuwan, mahasiswa dan staf yang rata-rata berasal dari luar Arab Saudi.

Selain kontribusi dalam bidang akademis dan sains, KAUST juga turut peduli dan berpartisipasi aktif dalam konservasi alam dan lingkungan di pesisir Laut Merah, khususnya di area kampus. Keberadaan KAUST menjadi oasis dan surga bagi bermacam-macam biota, khususnya avifauna (burung). Berbagai jenis burung, baik yang lokal maupun yang “singgah” dalam migrasinya dapat dijumpai sepanjang tahun di sini.

Berikut beberapa jepretan burung yang saya jumpai di beberapa lokasi di KAUST.

Peralatan: Nikon D810 dan Tamron 150-600mm F5.0-6.3 Di VC USD G2

All rights reserved.

Copyright: Danang Ambar Prabowo.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s