A long and winding road to Postdoc (2)

Melanjutkan bagian pertama: A long and winding road to postdoc (1) Singkat cerita… komunikasi saya dengan calon professor berlangsung sekitar 3 bulan lamanya melalui email. Pada berapa kasus postdoc yang melamar ke KAUST, professor akan mengontak calon postdoc melalui skype dan berinteraksi langsung pelamar. Kebetulan (atau keberuntungan bagi saya hehe) calon professor saya ini  sepertinya…

A long and winding road to Postdoc (1)

Rangkaian tulisan ini bertujuan untuk merangkum “perjalanan panjang” saya melamar posisi Postdoctoral Fellow di King Abdullah University of Science and Technology (KAUST) dari Jepang. Semoga memberikan manfaat bagi sesiapa saja yang membutuhkan info ini. Website resmi KAUST: http://www.kaust.edu.sa/ Note: Karena fitur auto correct bahasa Inggris di laptop saya, ada beberapa kata yang sepertinya terkoreksi tidak sesuai…

My Blog: 2015 in review

The WordPress.com stats helper monkeys prepared a 2015 annual report for this blog. Here’s an excerpt: The concert hall at the Sydney Opera House holds 2,700 people. This blog was viewed about 45,000 times in 2015. If it were a concert at Sydney Opera House, it would take about 17 sold-out performances for that many…

Beberapa tips tentang mencari Professor di Jepang…

Bissmillah… Tulisan ini insya Allah akan melengkapi beberapa tulisan terdahulu mengenai langkah-langkah yang perlu ditempuh untuk dapat melanjutkan studi ke luar negeri (khususnya ke Jepang) bagi rekan-rekan yang membutuhkannya. Penjelasan di sini berlaku sangat umum, sehingga perbedaan dalam kondisi “real”-nya kemungkinan masih akan ditemui. Rekan-rekan tinggal menyesuaikannya saja.

Dari APPF 2011, Korea Selatan: Belajar hikmah keimanan dari Mikroalga :)

Subhanallah… demikian ungkap saya dalam hati sambil bergetar tangan memegang pena selepas mendengarkan kuliah umum dari salah satu pembicara… Pagi itu adalah hari ketiga saya berada di Yeosu, Korsel dalam rangka APPF 2011 (silakan baca 2 post sebelumnya tentang APPF 2011 ini). Dan hari itu merupakan hari pertama pembukaan konferensi mikroalga asia pasifik. Acara dibuka…

Konferensi ilmiah ke luar negeri? Pikirkan kembali!

NOTE: Saya sangat mengapresiasi berbagai tanggapan dan komentar yang diberikan terkait tulisan ini. Cukup terkejut juga ketika tulisan yang sudah lama “dilupakan” ini muncul kembali. Tulisan ini saya buat 2011 silam dan konteksnya dibuat mengikuti trend dan kondisi pada waktu itu sehingga bisa saja tidak lagi up to date dengan kondisi dan trend di masa sekarang.…